Pensiun Tenang

Kamis, 27 Januari 2011

STRATEGI JITU UNTUK PENSIUN MUDA SAYA


Setiap peperangan akan dimenangkan oleh pasukan yang dipimpin oleh komandan yang mempunyai strategi yang jitu. Jumlah pasukan dan persenjataan yang dimiliki bisa menjadi tiada arti jika digunakan tanpa strategi yang jitu, tepat dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Strategi yang jitu juga diperlukan oleh kita dalam segala bidang, entah itu dalam hal usaha/bisnis, pekerjaan maupun dalam hal pelaksanaan rencana-rencana hidup kita yang miliki agar apa yang kita rencanakan tersebut dapat tercapai.

Saat ini memang saya sungguh beruntung telah memilih untuk bergabung dengan Dbc-network untuk mencapai keinginan saya yaitu pensiun muda. Dan keberuntungan saya adalah saya dibawah seorang Leader yang cantik dan juga memiliki strategi yang jitu, mba Nurul Abidah

Kemarin, hari Kamis 26 Januari 2011, saat saya sedang kebingungan untuk mencapai target-target di setiap tahapan jangka pendek saya, mba Nurul Abidah membagikan strategi yang dimilikinya guna diterapkan dalam group saya.

Dengan strategi tersebut, sekarang saya tambah yakin bahwa saya akan mampu untuk mencapai rencana pensiun muda saya. Insya Allah strategi tersebut akan saya bagikan pada para core team dari group saya. Sehingga, Insya Allah, keberhasilan saya nanti juga akan menjadi keberhasilan semua. 

Bagi temen-temen yang ingin mengetahui, apa strategi tersebut, mari bergabung bersama saya di dbc-network.

Salam sukses selalu

Riki - have a bagusmindset

Senin, 24 Januari 2011

Mario Teguh menulis dalam sebuah blognya (http://marioteguh.blogspot.com/2010/04/semua-yang-anda-inginkan-ada-syaratnya.html) :

"Anda akan mencapai apa pun jika Anda bersedia melakukan yang dibutuhkan untuk mencapainya."

Lagi-lagi sangat mengena di hati saya. Apalagi setelah saya membaca testimoninya Mba Nurul Abidah di sebuah testimoninya yang punya keinginan kuat untuk menjadi perempuan mandiri, mempunyai penghasilan yang besar namun dapat mendampingi putranya di rumah. Dan dengan keinginan yang kuat dan bersedia menjalankan usahanya serta didukung dengan Dbc-Network, Mba Nurul berhasil meraih keinginannya itu, bravo Mba Nurul!!!

Tentu saja saya tidak mempunyai keinginan jadi perempuan mandiri, lha wong saya bukan perempuan :p. Tapi keinginan saya yang amat sangat kuat saat ini adalah Pensiun Dini!!, tentu saja dengan penghasilan yang lebih dari saat ini dan bahkan terus berkembang. Jika ternyata diantara usaha saya tersebut diberi bonus dengan jalan-jalan ke Argentina atao negara lainnya waah Syukur Alhamdulilah banget, yang tentu saja itu bisa terjadi!!

Anda punya keinginan yang sama? Pensiun di usia 45 atau maksimal 48tahun, karena di usia itu Putra-putri kita sudah beranjak remaja yang perlu banyak bimbingan dari kita. Kita mempunyai banyak waktu bersama mereka dan kita tidak lagi memusingkan hal-hal yang membuat kita stress seperti kerja yang menumpuk, macet dan omelan boss, dan yang paling penting kita tidak perlu mencari hutangan untuk menutupi biaya kuliah putra-putri kita.

Yuk kita bersama-sama dari sekarang kita berdiskusi dan bisnis bersama dengan Mba Nurul di dbc-network. Insya Allah keinginan kita dapat terlaksana, amiin...


Salam sukses selalu


Riki-have a bagusmindset



Rabu, 19 Januari 2011

Usaha ku Untuk Masa Pensiun

Di salah satu statusnya di akun Facebook yang selalu saya ikuti, Mario Teguh menulis :

"Pensiun yang sesungguhnya adalah tidak harus bekerja untuk mencari uang, karena pendapatan rutin yang besar dan jumlah tabungan yang cukup untuk membiayai pertumbuhan keluarga dan masa tua yang damai dan sejahtera" 


Itu keinginan saya sebelum beliau menulis kalimat tersebut di akun facebook. Tapi, saya semakin terinspiratif oleh tulisan beliau. Terima kasih Pak Mario, The Golden Way.
Terbersit keinginan saya untuk mempersiapkan masa pensiun saya dari sekarang,  ketika di tempat saya bekerja, pernah terjadi pejabat yang sudah memasuki masa pensiun namun masih tetap bekerja di perusahaan saya ini dengan status kontrak. Dan itu terjadi dua kali. Saya tidak tahu pasti alasan beliau-beliau tersebut untuk tetap memilih bekerja di masa pensiunnya, tapi yang saya lihat adalah di masa-masa tersebut seharusnya diisi dengan pekerjaan sosial dan keagamaan. Dan keinginan saya itu harus lebih dini alias saya harus pensiun dini.

Alhamdulillah, pada saat keinginan tersebut terbersit, saya dikenalkan dengan d’BC Network, yaitu suatu jaringan bisnis yang menggunakan kekuatan internet secara maksimal untuk mendukung kelangsungan bisnis para Consultant-nya. Dengan bergabung di  d’BC Network bukan hanya income bulanan, karir dan kebebasan waktu, cash reward pada saat mencapai karir pun dihargai lho …. ditambah lagi yang tidak pernah ada dalam list keinginan saya adalah perjalanan liburan ke negara Eropa. GRATIS ! dan akan menjadi agenda rutin pada karir tertentu di bisnis ini.



Dan Alhamdulillah lagi nih, saya bergabung di bawah leader seorang wanitayang luar biasa, Nurul Abidah , walaupun kami belum pernah ketemu tapi beliau tetap selalu mensupport kami melaui millis, email dan YM.

Dengan dua dukungan tersebut d’BC Network dan Mba Nurul Abidah, saya yakin usaha untuk mempersiapkan masa pensiun saya sudah di jalan yang benar!

Salam sukses selalu,


Riki - have a bagusmindset

Tentang Leaderku di DUNIA BISNIS ONLINE : Mba Nurul abidah

Next I will be There

Berikut ini petikan dari salah satu blognya leader saya Nurul abidah :
Ibu rumah tangga asli Indonesia yang lagi menetap di Singapura, karena kepindahan tugas suami. Ibu dari seorang  remaja laki-laki yang lagi asik-asiknya mencuri perhatian khusus yang mandiri banget tetap tinggal di Dwi Warna Boarding School – Parung Bogor, Indonesia ;) 

Mantan karyawan juga, pernah bekerja di 2 bank, Bank Swasta dan bank BUMN. Sempet jadi wanita karier ceritanya… cieee….. Lebih 6 tahun bekerja di dunia perbangkan, lalu nekat mengambil keputusan kembali ke rumah untuk menikmati perkembangan buah hati di tangan sendiri :-) 


Pernah juga mencoba membangun bisnis konvensional  karena ternyata banyak waktu jadi kurang produktip jika hanya menjadi Ibu Rumah Tangga aja, terbiasa sibuk gitu lho … dan yang pasti adalah .. psssst yaaaa, butuh uang pribadi karena biasa punya gaji sendiri walau kecil hehehe….

Tapi ternyata, bisnis konvensional cukup lama berkembang dan butuh modal lagi modal lagi untuk membuatnya maju. BEP  aja lama ! fiuuuh ….  qeqeqe
Sejak Februari 2008, menekuni dunia baru dengan sangat serius dan penuh komitmen. DUNIA BISNIS ONLINE d’BC Network.  Apaan sich d’BC Network ? Ikuti aja terus blog ini deh yaaaa ;) 
Merasakan banyak sekali hasil positip menjalankan bisnis ini dari rumah, anak dan keluarga dalam pantauan, waktu 100% dalam kendalai pribadi, dan makin bersyukur pernah mengambil keputusan serius  ketika harus “terpaksa” pindah ke Singapura pada Agustus 2010. Membangun bisnis semudah menenteng laptop aja rasanya deh …

Luar biasaaa!!!, semoga petikan ini dapat mengilhami teman-teman khususnya para ibu rumah tangga
Salam sukses selalu


Riki - have a bagusmindset

Rabu, 12 Januari 2011

Apa Yang Kamu Pikirkan, Akan Terjadi Padamu

Hari ini, saya mendapat pengalaman yang cukup berharga. Tadi siang pas jam istirahat makan siang, saya bayar tagihan bulanan kartu ponsel saya dan sedikit menyelesaikan masalah kartu ponsel saya di Customer Service. sambil menunggu, iseng-iseng saya baca sebuah majalah yang berisi tentang motivasi.

Ada sebuah artikel yang bikin saya tertarik. Judulnya "Apa yang kamu pikirkan, akan terjadi padamu". Kata sang penulis itu adalah pepatah Cina. Terus penulis menerangkan bahwa pikiran itu akan terjadi tentu saja jika dibarengi dengan usaha.

Kalo saya lihat sekitar dan sering ngobrol dengan teman kerja, banyak dari teman saya yang kalo diajak ngobrol soal karir dan masa kerja, banyak yang ngomong "Alah, ngapain mikirin karir, yang penting gaji naik" dan hasilnya setelah bekerja puluhan tahun, teman-teman yang ngomong soal itu memang tidak pernah naik karirnya. Tapi kalo yang ngomong "Yah, yang penting kerja, mungkin belum waktunya saja saya naik jabatan", saat ini orang-orang itu sudah menduduki jabatan minimal kepala bagian.

Dari kedua kelompok jawaban tersebut, yang pertama mereka tidak pernah memikirkan karir, tapi cuma memikirkan kenaikan gaji dan pasti itu terlaksana karena setiap tahun memang ada kenaikan berjangka seiring dengan inflasi bahkan kadang-kadang lebih kecil dari kenaikan inflasi. Tapi kelompok yang satu lagi dia memikirkan karir dan merasa belum terlaksana sehingga dia terus bekerja lebih keras dari kelompok yang pertama.

Nah, saat ini yang ada di pikiran saya adalah, "PENSIUN DINI" dengan penghasilan yang lebih besar dari saat ini dan terus meningkat. Dan tentu saja harus dibarengi dengan usaha yang lebih. Jika saya ingin pensiun di usia normal alias 55 tahun dengan penghasilan sekedarnya, cukup saya bekerja di perusahaan tempat saya bekerja saja dan mengandalkan tabungan pensiun :)
Tapi untuk mencapai apa yang saya pikirkan, saya harus mempunyai bisnis sampingan, yang terus berkembang. Bahkan pada saat pensiun nanti, bisnis saya itu harus terus berkembang tanpa saya bekerja keras :)

Bisakah?? Insya Allah...amiiin


Salam sukses selalu


Riki - have a bagusmindset

Selasa, 11 Januari 2011

Kesabaran

Batu yang keras, akan hancur jika terus ditetesi air yang lembut. Air yang jauh dari pegunungan dengan mata air yang kecil, akan bertemu dengan air laut yang luas setelah melalui sungai yang panjang dan berliku. Yah itulah refleksi dari kesabaran.

Kita pasti sering sekali mendengar pepatah itu, tapi untuk menerapkannya dalam kehidupan kita, sangat sulit sekali. Banyak orang yang sering menasihati, termasuk orang tua kita, agar kita selalu sabar. Tapi kita selalu bergumam dalam hati "Kesabaran itu ada batasnya".

Saya pun selalu begitu, yah mindset dalam diri kita yang membuat kita untuk tidak bersabar. Kita selalu ingin setiap usaha kita, entah itu dalam pekerjaan kantoran maupun dalam bisnis, menghasilkan apa yang kita harapkan secara instant. Dalam waktu singkat kita bisa menduduki posisi yang enak atau bisnis kita dapat menghasilkan laba yang besar.

Batu besar memang akan cepat hancur jika di tetesi oleh air yang lebih banyak dan dengan kecepatan yang tinggi, nah apakah kita punya kemampuan seperti itu? Modal yang besar? Kalau modal sekaligus besar namun ternyata keburu habis sebelum menghasilkan? wah gigit jari deh, modal habis untung tidak ada.

So, walaupun kita memiliki modal besar, sebaiknya kita keluarkan sedikit demi sedikit. Lebih baik kecil namun kontinyu, daripada usaha besar namun hanya sekejap. Yo kita rubah mindset kita, tanamkan pada mindset kita bahwa "Kesabaran itu tiada batas" karena Insya Allah akan membawa kita kepada peruntungan yang tiada batas...
Salam sukses selalu


Riki - have a bagusmindset
www.bagusmindset.com



Kamis, 06 Januari 2011

Maksimalkan Internet Kita (Lanjutan)

Tulisan saya sebelumnya yang membahas bisnis di internet, salah satu yang harus dilakukan adalah membuat Web or Blog. Tapi bikin web tuh susah-susah gampang, apalagi web untuk bisnis. Masalah biaya mungkin ada yang bisa bikin secara gratis, atau bisa pake yang uji coba dulu selama beberapa bulan pake gratis. Namun yang perlu diperhatikan adalah perancangan web yang membuat orang tertarik untuk membeli atau menggunakan barang/jasa yang kita tawarkan.

Tentu saja bagi pemula itu perlu waktu untuk belajar dan menggonta-ganti tampilan web kita. Solusi yang tepat adalah kita menggunakan jasa orang lain untuk merancang web kita yang tentu saja memerlukan biaya yang tidak murah.

Itulah salah satu kendala yang saya miliki, ketika saya ingin berniat untuk memaksimalkan internet yang sering saya pakai dengan berbisnis melalui internet. Saya tidak punya cukup waktu dan modal untuk merancang sebuah web yang bisa saya gunakan untuk bisnis saya. Tiba-tiba seorang kenalan mengajak saya untuk bergabung di dbc-network, dan saya memutuskan untuk bergabung karena beberapa alasan :
1. Biaya pendaftarasn sebagai modal awal hanya sebesar Rp.39.900
2. Dengan biaya segitu, kita sudah dapat menggunakan web yang dimiliki oleh dbc-network. saya hanya perlu web replika or web forwarding saja yang tentu saja biayanya lebih murah dari pada bikin web.
3. Bantuan dari tim support dbc-network yang amat sangat membantu.

Sekian dulu yah...


Salam  sukses selalu



Selasa, 04 Januari 2011

Yuk, Maksimalkan Internet Kita

Hari gene, gak pernah pake internet....., wah bisa dibilang gaptek tuh... alias gagap teknologi. Internet bukan lagi barang mahal yang hanya dipake oleh segelintir orang, selain semakin murah, akses ke internet pun semakin mudah. Dulu cuma bisa diakses pake CPU dan modem yang dial up alias pake kabel telepon rumah. Sekarang internet bisa diakses melalui HP or Laptop yang bisa dijinjing kemana-mana dan kalopun pake CPU gak perlu repot bisa pake kabel, modemnya bisa dicolok di USB Port. Belon lagi sekarang ada Balcberry dan tlepon yang pake android, wuih.. canggih beeng...

Pernah nih suatu hari Blackberry saya error, adalah semingguan, kayaknya aneh banget, cengok kayam ayam kampung yang lagi teller :), gak bisa chatting ma temen, gak bisa update status di FB, twitter or Jejaring sosial lainnya.

Nah, kali ini saya mau mengajak men temen tuk memaksimalkan internet kita. Sayang kan kalo internet cuma buat dipake cuap-cuap, kan pake internet juga harus bayar. Cuap-cuap? teeteep.. harus itu buat komunikasi and nambah pertemanan. Nah kita tambah lagi di pake buat bisnis. 

Bisnis? ya bisnis. Kita sering banget liat Iklan di Internet, entah itu di jejaring sosial maupun di media elektronik, atau di website lainnya yang memang dikhususkan untuk iklan.

Apa aja sih yang perlu disiapin buat bisnis melalui internet?, saya cuba kupas dikit yah..., bagi temen-temen yang sudah ngejalanin bisnis melalui internet tolong tambahin yah... :)

  1. Barang atau jasa yang dijual, Ya pastilah namanya bisnis pasti harus ada yang ditawarkan
  2. Blog or web, Yang ini sebetulnya gak wajib sih, bisa saja di iklan kita cuma kasih data alamat kita or nomor telepon or data lainnya yang bisa dihubungi oleh peminat barang atau jasa yang kita tawarkan. Tapi kita pasang iklan hanya terbatas, so ragam barang dan jasa yang kita tawarkan hanya terbatas termasuk spek-spek dari barang atau jasa tersebut. Tapi kalo kita punya Blog or Web, kita hanya mengiklankan web/blog tersebut, nah peminat bisa lihat secara detailnya di Web or Blog kita tersebut. 
segitu dulu yah, selamat mencoba....

Salam sukses selalu

Bisnis Online ku


Senin, 03 Januari 2011

Bisnis Sampingan

Di jaman sekarang, dimana kebutuhan semakin meningkat seiring dengan inflasi yang selalu naik, hanya mengandalkan gaji dari pekerjaan kita masih terasa berat. Banyak sekali orang-orang yang mempunyai bisnis sampingan atau bahkan kerja di dua kantor, entah itu pegawai negeri, pegawai swasta, mulai dari karyawan biasa sampai pejabat teras.

Setiap perusahaan pasti punya peraturan yang melarang karyawannya untuk bekerja atau bisnis sampingan terutama pada saat jam kerja. Tapi secara praktek banyak sekali yang melakukannya, dan biasanya para atasan banyak yang berdiam diri karena tuntutan kebutuhan yang memang sulit dicukupi jika hanya mengandalkan gaji pokok tok.

Boleh saja sih, kerja atau bisnis sampingan namun harus memperhatikan untuk tidak melanggar peraturan di perusahaan kita, terutama dalam hal penggunaan waktu dan fasilitas di perusahaan tempat kita bekerja. Jadi lakukanlah bisnis atau pekerjaan sampingan yang tidak menggangu jam kerja, yang bisa dilakukan pada saat jam istirahat atau setelah pulang

MLeM (Baca postingan saya kemarin) adalah solusi yang paling tepat. Karena kita bisa memanfaatkan internet di warnet atau di rumah atau menggunakan HP/Blackberry milik sendiri untuk menjalankan bisnis kita. Hanya perlu waktu 1 jam per hari yang bisa dilakukan pada saat jam pulang, guna memaksimalkan bisnis kita tersebut.


Salam sukses selalu



Bisnis Sampingan Tanpa Menggangu Pekerjaan kita? klik disini

New Mindset

MLM alias Multi Level Marketing atau dikenal dengan pemasaran Marketing lewat mulut saat ini banyak buangeett, mulai dari masarin produk obat-obat herbal, asuransi sampe ke multi produk. Bahkan ada juga arisan berantai alias Money Game, ikut2an mengistilahkan dirinya dengan MLM.

Banyak orang yang alergi banget sama yang namanya MLM, termasuk saya. Masalahnya berapa kali gabung hasilnya NOL besar..... Janji dari mereka sih, tidak perlu kerja keras alias Pasiv Income, he.he..he..., tau2nya pas gabung, harus ikut pertemuan lah, harus cas-cis-cus lah cari downline, dan tentu aja harus modal buat bisa ngumpulin temen, tetangga or sodara biar kita bisa ngejelasin ke mereka... halah siapa yang sempet lha wong dari Senin mpe Jum'at dah cuape kerja, masa Sabtu Minggu mo dipake gituan lagi, kapan istirahatnya? Kapan kumpul ma keluarganya?

Tiba-tiba saya ada temen di 'Koprol' nulis sebuah web dbc-network, iseng-iseng saya klik, ternyata tentang sebuah bisnis online. Iseng-iseng saya isi data yang diminta, dan ternyata langsung dijelasin oleh Tim Support dbc-network melalui email. Eh, enak juga yah, cari downline tanpa cas-cisi-cus, tanpa modal ngumpulin orang, cukup dengan iklan di internet, terus dijelasin deh sama tim support, yah paling tambahan dikit dari kita.

Iseng-iseng lagi saya coba gabung deh, ternyata produk yang dijual adalah Oriflame, yaitu produk kecantikan yang ternyata pemakainya cukup banyak dilinkungan kerja saya. Alhamdulillah, saat ini, dalam jangka waktu 5 bulan saya sudah di level 6%.

Menurut saya Dbc-network bukan MLM tapi MLeM, Multi Level elektronik Marketing atau klo ngikutin istilah umum ya bisa dibilang Marketing Lewat eMail, gak pake nyerocos mpe berbusa :()

Wasalam


Riki have a newmindset
www.bagusnewmindset.com