Hari ini, saya mendapat pengalaman yang cukup berharga. Tadi siang pas jam istirahat makan siang, saya bayar tagihan bulanan kartu ponsel saya dan sedikit menyelesaikan masalah kartu ponsel saya di Customer Service. sambil menunggu, iseng-iseng saya baca sebuah majalah yang berisi tentang motivasi.
Ada sebuah artikel yang bikin saya tertarik. Judulnya "Apa yang kamu pikirkan, akan terjadi padamu". Kata sang penulis itu adalah pepatah Cina. Terus penulis menerangkan bahwa pikiran itu akan terjadi tentu saja jika dibarengi dengan usaha.
Kalo saya lihat sekitar dan sering ngobrol dengan teman kerja, banyak dari teman saya yang kalo diajak ngobrol soal karir dan masa kerja, banyak yang ngomong "Alah, ngapain mikirin karir, yang penting gaji naik" dan hasilnya setelah bekerja puluhan tahun, teman-teman yang ngomong soal itu memang tidak pernah naik karirnya. Tapi kalo yang ngomong "Yah, yang penting kerja, mungkin belum waktunya saja saya naik jabatan", saat ini orang-orang itu sudah menduduki jabatan minimal kepala bagian.
Dari kedua kelompok jawaban tersebut, yang pertama mereka tidak pernah memikirkan karir, tapi cuma memikirkan kenaikan gaji dan pasti itu terlaksana karena setiap tahun memang ada kenaikan berjangka seiring dengan inflasi bahkan kadang-kadang lebih kecil dari kenaikan inflasi. Tapi kelompok yang satu lagi dia memikirkan karir dan merasa belum terlaksana sehingga dia terus bekerja lebih keras dari kelompok yang pertama.
Nah, saat ini yang ada di pikiran saya adalah, "PENSIUN DINI" dengan penghasilan yang lebih besar dari saat ini dan terus meningkat. Dan tentu saja harus dibarengi dengan usaha yang lebih. Jika saya ingin pensiun di usia normal alias 55 tahun dengan penghasilan sekedarnya, cukup saya bekerja di perusahaan tempat saya bekerja saja dan mengandalkan tabungan pensiun :)
Tapi untuk mencapai apa yang saya pikirkan, saya harus mempunyai bisnis sampingan, yang terus berkembang. Bahkan pada saat pensiun nanti, bisnis saya itu harus terus berkembang tanpa saya bekerja keras :)
Bisakah?? Insya Allah...amiiin
Salam sukses selalu
Riki - have a bagusmindset
Tidak ada komentar:
Posting Komentar